HATI KITA BELUM BISA KAWAN

Sejenis kambing ditinggal ibu
Kekeringan tak ada sisa ruang untuk mengabdi
Tiada susu;
Seiring legenda tubuh ini yang terpenjara dalam kemarau 
Membeku dan menggenap, memadamkan lantai jiwa 

Perjalanan Putri sahda
Mematung sebab tak punya indra untuk menghitung arah
Timur ataukah barat?
Sesekali saling menggunung baginya
Tak ditemukan ketumbangan setetespun cahayanya
Itulah arang mewah, mengeras sebagai rantai 
Menjelma jahanam di padang kalbu 
Menit permenit menggigit, mengenyam, menelan 
Titik pertitik ruh-ruh 

Hampir aku punah dari kicauan-kicauan burung, Putri 
Lantaran temali yang setia membelenggu lisanmu
Kala aku membutuhkan siraman sungai surga dari kemerduannya 
Sungguh kuingin menyedekahkan bumi pada air mata
Namun sering terancam oleh sang kelamin.

14-Oktober-2012

Post a Comment for "HATI KITA BELUM BISA KAWAN"